Rumah Akal Mathmagic And Science Club Rumah Akal Numbro™ - Koran Matematika Digital
   
 4 tahun Rumah Akal berkarya dari rumah kontrakan:
DULU DICACI. SEKARANG DICARI. ESOK DIIKUTI.
ITULAH INOVASI.

 Ingin mendapatkan PUSTAKA AKAL Math e-Magazine gratis? Download dan install Pustaka Akal Toolbar (hanya 5 detik untuk install, size file 1 MB). Klik image di atas!

 
Ir. Bekti Hermawan (pendiri Rumah Akal, baju hitam) berpose sejenak bersama Menristek Kusmayanto Kadiman di sela pemberian Piagam MURI kepada Rumah Akal Foundation, 30 April 2008
Berita terkait di situs Menristek klik disini
 
 
 4 Tahun Rumah Akal, 4 Tahun Mengabdi di Dunia Matematika Dasar untuk Semua Orang!
  
Rekor MURI 2008:
Software Matematika Ajaib (mathmagicschool mobile) Pertama di Indonesia dengan Media HP (tanpa pulsa)!
Simak beritanya dengan klik disini
 

Jarak Bogor-Jakarta sekitar 70 km ditempuh dalam waktu 4 tahun!
Dari rumah kontrakan menuju Gedung II Menristek-BPPT
Kisah dibalik anugerah piagam MURI untuk Rumah Akal Foundation. Ikuti kisahnya di Pojok Rumah Akal atau klik disini.
 

 

 
   
  Ir. Bekti Hermawan bersama Kepala Sekolah, Pastor, guru & murid2 Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katholik (YPPK), Keuskupan Manokwari di Sorong
 
Bakti Nyata Rumah Akal Foundation April 2008
10 hari ber-matematika ajaib bersama siswa-siswi SD-SMA di Sorong
Simak beritanya sekarang juga di POJOK Rumah Akal. Jangan sampai tertinggal. Klik disini

.......      
 
Pintar Matematika Berakhlaq Mulia!
Matematika yang selama ini dianggap rumit ternyata mengandung pesan-pesan akhlaq yang mulia lho! Kalian bisa belajar matematika sambil belajar budi pekerti. Pengen tau? Ayo ikuti kegiatan pak Bekti dalam acara talkshow Matematika Akhlaq di JAKARTA BOOK FAIR, 5 Juli 2008. Simak beritanya, klik disini

 
"Berbagi Ilmu Pada Sesama"
"Thanks to Rumah Akal telah berbagi ilmu matematika kepada anak-anak KANDANK JURANK DOANK. Rumah Akal emang ok buanget.. kepala gue gak miring lagi kalo ketemu ama matematika!
 
Dick Doang
 
Berita terkait, silahkan klik disini
 
..


  
 :: Berapakah 319.543x18? Benarkah 45.751.131 : 17 = 2.691.243? Pasti kita bisa menjawab dengan benar!Yang menjadi masalah adalah: bisakah kita menjawab tanpa kalkulator dalam waktu 60 detik?

:: Bukalah mata dan ketahui bahwa semakin mudah metodeyang digunakan siswa untuk menyelesaikan soal, maka semakin cepatsiswa akan menyelesaikan soal itu dengan sedikit peluang untuk membuat kesalahan!


Yth. Bp. Bekti Hermawan, Ir.

Beberapa hari yang lalu saya membeli buku "MathMagic" di situs ini. Saya sungguh takjub dan terkesima terhadap isi buku tersebut, luar biasa! Saya tidak menyangka ada cara perhitungan matematika yang begitu efisien & efektif seperti dijelaskan di buku "MathMagic". Padahal saya banyak membaca buku matematika lho, & saya dari dulu merupakan acuan semua teman-teman saya dalam urusan hitung-menghitung (maaf ya, tidak bermaksud sombong lho!).

Tapi sungguh, baru kali ini belajar matematika begitu berkesan bagi saya walaupun hanya melalui media buku... O ya, Saya belum bilang, nama saya Adhari Huda, seorang mahasiswa TI perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Sekian email dari saya, merupakan kehormatan bagi saya jika testimonial di awal email ini dapat Anda muat di website atau buku "MathMagic" revisi selanjutnya. Saya sangat mendukung usaha Anda sekeluarga dalam mencerdaskan anak bangsa, semoga usaha Anda dibalas dengan kebaikan oleh Allah SWT. Amien.

Salam hormat,

Adhari Huda, Mahasiswa TI, Jakarta


 
Memperkenalkan: Paket  Mathmagician Family [MMF]
 
1 eks buku Mathmagic, Teknik Ampuh dan Unik Berhitung Mudah, Cepat, Akurat dan Menyenangkan untuk Tingkat SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. 1 buku Olimpiade Matematika SD, 1 pcs CD Mesin Matematika, 5 Kalkulator Kertas, 1 set Kartu Index
 
Copyright 2003-2008
Rumah Akal Foundation
Cetakan pertama: Oktober 2004
Cetakan kesebelas: Januari 2008
Penerbit: PT Kawan Pustaka, Agromedia Group
 
Best Seller 2004-2008, terjual lebih dari 1200 paket di seluruh Indonesia..!
  

 
 
..
BIG BONUS
Bantu putra putri Anda belajar matematika. Berikan mereka motivasi yang tinggi. Bagaimana caranya? Ikuti di setiap edisi PUSTAKA AKAL math e-magazine! FREE berlangganan 12 bulan bagi pembeli paket MMF hingga akhir Agustus 2008!
 
Klik di sini untuk mengetahui PUSTAKA AKAL secara detail
 

Assallamu'alaikum Wr. Wb.
 
Pengunjung yang budiman,
Saya Ir. Bekti Hermawan, alumnus jurusan Sosial Ekonomi - Agribisnis, Fak. Pertanian, Institut Pertanian Bogor, 1991. Dan sudah dikarunia 2 orang anak, Agung 12 tahun kelas VII di SPM Negri 2 Bogor, dan Adinda 9 tahun kelas IV, di SDN Sukadamai III, Bogor.
 

Sebelum melanjutkan membaca... mohon perhatiannya. Waduh..! Saya ditodong sama anak-anak RumahAkal. Kalau mereka ditampilkan fotonya... kok pak Hermawan nggak? Jadi, mereka paksa saya nampang juga. Ha.. ha.. dasar anak-anak, jadi ketahuan deh tampang "guru jalanan"-nya! Tapi yo wis, ora opo-opo. Kalau ndak berkenan, bapak/ibu ndak usah ngeliat foto saya ya. Supaya ndak bosan...  :-) TQ deh!

 
 
Bayangkanlah anak-anak kita berangkat ke sekolah esok hari, merasa percaya diri terhadap kemampuannya dalam mengerjakan soal-soal matematika dan mendapat jawaban-jawaban yang benar. Bayangkanlah anak-anak kita mampu memeriksa jawaban-jawaban matematika mereka dan membetulkan kesalahan-kesalahan apapun, jika ada, sebelum teman-teman atau gurunya menyadari kesalahan-kesalahan itu.

Bayangkanlah anak-anak kita  mempunyai prestasi selalu mendapat nilai 100 atau A dalam setiap ujian atau test matematikanya.

  • Apa pengaruhnya pada harga diri anak-anak kita?
  • Apa pengaruhnya pada kepercayaan dirinya?
  • Apakah anak-anak kita akan lebih menyukai sekolahnya?

Bapak/ibu sekalianlah yang akan membuktikannya!

Dengan bantuan paket Mathmagician Family [MMF] ini, bapak/ibu akan mampu mengajari anak-anak menguasai kabataku [kali bagi tambah kurang] dasar dan lanjut dalam waktu kurang dari 1 jam! Mereka tidak perlu mempunyai otak matematika-super untuk melakukan hal ini, mereka hanya perlu sebuah metode yang amat mudah yang bisa bapak/ibu ajarkan dengan merujuk buku Mathmagic ini. Dan yang lebih penting, putra putri bapak/ibu tidak perlu mengikuti kursus matematika berbiaya ratusan ribu per bulan!
 

Yth. Rumah Akal
 
Awalnya saya dapat metode ini dari teman. Namun karena asyiknya dan gampang metodenya, saya menjadi antusias untuk mencari metode ini selengkapnya hingga akhirnya saya MENEMUKAN BUKU ANDA.

Hari Baron, Staff Ahli Wakil Ketua MPR RI, Jakarta Selatan

Yth. Bp. Hermawan di Bogor

Menjawab pertanyaan bapak tentang adanya kesulitan atau pun masalah dalam memahami mathmagic yang telah saya terima, kebetulan saat ini saya belum menjumpai kesulitan yang berarti malah justru nampaknya sangat tertarik dengan pembelajaran mathmagic saya sendiri karena sistim dan caranya dapat saya mengerti dan sangat menarik, satu dan lain karena ada cara pembelajaran yang lain yang lebih mudah saya terima. Komentar saya: Kenapa tidak dari sejak dulu cara pembelajaran termaksud sudah dipergunakan? Untuk pertama kali mathmagic akan kami pergunakan bagi pembelajaran kepada cucu-cucu saya. Terima kasih atas perhatian Bapak dan sukses.

Moempoeni Setyowati P, Ciputat 15419


 
Bapak ibu yang budiman, anak yang mempunyai keunggulan dalam bidang matematika ternyata menggunakan strategi-strategi yang lebih baik dari anak-anak lain, sekalipun mereka tidak selalu mempunyai otak yang lebih pintar. Mathmagic ini akan mengajarkan strategi sederhana di mana bapak/ibu dan anak-anak dapat menjumlah, mengurangkan, mengalikan dan membagi banyak angka dalam kepala, memeriksa jawaban soal dan menikmati matematika sepanjang waktu.
 
Dan disinilah rahasianya. Orang suka menyamakan kecerdasan dengan kemampuan matematis. Dengan kata lain, jika anak-anak kita mampu mengerjakan perhitungan matematis dengan mudah dan cepat dalam kepala, maka orang akan berpikir bahwa anak-anak kita juga pintar di bidang lainnya. Siswa-siswa di Rumah Akal yang mempelajari metode ini sering mengalami perubahan besar di bidang-bidang lainnya dan mereka menemukan bahwa mereka lebih menyukai sekolah... dan matematika biasanya berubah menjadi sahabat mereka!

Kreatifitas +Pemahaman Bilangan =Kecepatan

Salah satu aturan matematika yang paling penting yang diterapkan di Rumah Akal adalah: Semakin mudah metode yang kita digunakan untuk menyelesaikan soal, maka semakin cepat kita akan menyelesaikan soal itu dengan sedikit peluang untuk membuat kesalahan.

Ini tampaknya seperti aturan yang curang, tetapi aturannya sebenarnya sama saja. Semakin rumit metode yang kita gunakan, semakin lama waktu yang kita perlukan untuk menyelesaikan suatu soal dan semakin besar peluang membuat kesalahan. Anak-anak yang menggunakan metode yang lebih baik akan lebih cepat memperoleh jawaban dan lebih sedikit membuat kesalahan. Sedangkan anak-anak yang menggunakan metode yang lebih buruk akan lebih lambat dalam memperoleh jawaban dan akan lebih banyak membuat kesalahan. Aturan ini tidak banyak kaitannya dengan kecerdasan atau otak matematis pada seorang anak!

Metode Mudah + Kecepatan =Peningkatkan Kepercayaan pada Diri Sendiri

Apa hasilnya? Anak-anak yang menggunakan metode yang lebih baik percaya bahwa mereka lebih pandai daripada anak lainnya. Hebatnya lagi, para guru dan siswa lainnya juga mempercayai hal tersebut. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri pada seorang anak atau siswa dapat mempunyai pengaruh positif terhadap pembelajaran anak atau siswa yang bersangkutan.

"Lolos" ke Olimpiade Matematika tanpa seleksi..! 

Kedengarannya sangat menakjubkan, bukan? Apa benar siswa Rumah Akal yang 80% siswanya merupakan anak-anak yang tidak berbakat matematika lolos ke Olimpiade Matematika tanpa seleksi? Benar! Kami sangat menghargai keputusan seorang siswa bernama Agung Adi Handoko Putro, kelas 5, SDN Sukadamai III Bogor, untuk mengikuti Olimpiade Matematika 2006. Mengapa kami anggap dia lolos tanpa seleksi? Ya, Agung berjuang untuk mengatasi rasa kurang percaya dirinya terhadap matematika sejak 1 tahun yang lalu. Dan tanggal 12 Agustus 2005 dia menyatakan kepada kami ikut seleksi awal Olimpiade Matematika...!

Ini suatu KEMAJUAN BESAR pada diri Agung karena dia sudah memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi sehingga dia ingin ikut seleksi Olimpiade Matematika 2006. Padahal, satu tahun yang lalu dia TIDAK MENYUKAI MATEMATIKA...! Maka kami pun "meloloskan" dia tanpa banyak bicara lagi dan tanpa bertanya tentang kemampuannya. Yang penting dia sudah mengambil "keputusan besar" dalam hidupnya bahwa dia berhak ikut seleksi awal.

Tidak ada target apapun yang kami bebankan pada Agung karena bagi kami dia sudah memenuhi target pada dirinya sendiri dengan "keputusan besarnya". Bahwa dia sudah memiliki rasa percaya diri yang memadai untuk ikut seleksi.... itu sudah cukup bagi kami dan lebih baik serta lebih penting dari sekedar juara atau tidak juara Olimpiade Matematika. Keputusan Agung-lah yang sangat kami hargai karena kami tidak pernah meminta dia untuk ikut seleksi apapun. Agung patut mendapatkan penghargaan "LOLOS TANPA SELEKSI".

Menguasai Matematika tidak memerlukan otak super! 
 
Menguasai pelajaran matematika tidak harus memiliki otak super. Hal terpenting adalah cara penyampaian konsep matematika dan teknik komunikasi yang sesuai dengan gaya belajar anak atau siswa bersangkutan. Mari kita simak apa "celoteh" anak-anak yang belajar Mathmagic di Rumah Akal:
 
 
"Aku suka pembagian ribuan pake kartu index. Kalo perkalian pake Koper!"
Adinda Rizqi C.  Putri, kelas IV, SDN Sukadamai III, Bogor. Juara I Catur di sekolah, Ranking 5 Catur se-Bogor, Programer Cilik 2004, Cita-cita: PENELITI
"Perkalian gak usah takut, pake aja komplemen! Mau cepat pake Petik aja"
Dinah Rasari, Kelas 6, SDN Sukadamai III, Bogor, Juara I Pencak Silat beregu di sekolah, Cita-cita: ASTRONOT
"Mathmagic bikin aku suka mate!"
Fatimah, kelas 7, SMPIT Ummul Quro, Bogor, Cita-cita: DOKTER ANAK
"Matematika itu gampang seperti pencak silat kalo pake mathmagic!"
Naura R, kelas 6, SDN Sukadamai III, Bogor, Juara I Pencak Silat di sekolah, Cita-cita: GURU SD
"Mate aku jadi mikir Om, kalo dulu aku hapalin Pengurangan gak pake pinjam!"
Albertus Ario Wibisono, kelas 4, SDK Budi Mulia, Bogor, Cita-cita: PEMBALAP SEPEDA
"Gak ada yang susah sama mate! Aku dipanggil Dr Math sama pak guru di sekolah!"
Agung Adi Handoko Putro, kelas 7 SMPN 2 Bogor, Juara Harapan Nasional Menulis Surat untuk Presiden RI 2003, Juara Harapan Nasional Menulis Cerita Anak 2003, Cita-cita: PENJAGA GAWANG Manchester United
"Aneh.. mate kok jadi lucu ya?"
Ryan, kelas 8, SMPK Regina Pacis, Bogor, Cita-cita: DOKTER GIGI
"Kata Naura mate mudah seperti pencak silat. Kalo kataku sih mate mudah seperti basket!"
Salman, kelas 6, SDN Sukadamai III, Bogor, Cita-cita: PEMAIN BASKET NBA
 
 Belajar Mathmagic = Penyederhanaan Bentuk Soal yang Menyenangkan
 
Suatu hari kami bertanya pada seorang siswa Rumah Akal bernama Krisna, kelas 3 SD, seorang siswa yang SANGAT TIDAK MENYUKAI MATEMATIKA, tetapi bercita-cita menjadi seperti Om Albert Einstein dan ingin "menghilangkan" gaya gravitasi bumi jika cita-citanya tercapai:
 
"Krish, berapa sih 18+17 itu?"

"I do not know!" jawabnya singkat

"Lho, kenapa kamu tidak tahu?"

"I like science!" jawabnya lagi.

"Oh begitu... coba lihat ke whiteboard, di angkasa luar sana ada banyak planet. Kalau kamu punya 18 planet di tas sekolahmu, dan kamu ambil lagi 17 planet dari angkasa luar, maka kamu bisa ketahui jumlah planet milik kamu dengan cara seperti ini:

18+2

17-2

------- +

Pinjamkan 2 planet yang kamu ambil dari angkasa luar dan masukkan ke dalam tas kamu segera! Berapa planet sekarang yang ada dalam tas kamu?"

"20 planet!" jawab Krisna serius dan mulai fokus.

Dia tahu bahwa saya sedang membicarakan sains dan bukan matematika yang tidak disukainya! Planet vs Matematika... wow, bagi Krisna pasti lebih menarik bicara tentang planet!

"Kalau begitu, berapa sisa planet yang baru kamu ambil dari angkasa luar?

"15 planet dong.... kan 17 sudah diambil 2!" teriaknya girang

"Wah, kamu udah pandai ya! Jadi 18+17 itu sama saja dengan 20+15. Kamu suka soal yang mana, 18+17 atau 20+15?"

"Yang 20+15=35... lebih gampang... gak pake nyimpen!" kata Krisna

Inilah FAKTA bahwa suatu bentuk soal jika dirubah ke bentuk yang lebih sederhana ditambah cara penyampaian yang fleksibel akan lebih memudahkan bagi anak untuk menyelesaikan jawabannya. Coba bapak/ibu tanyakan kepada semua siswa SD mulai kelas 3-6, pilih mana... 18+17 atau 20+15? Saya jamin semuanya akan lebih cenderung memilih 20+15.
 
Mathmagic = Keajaiban Bilangan [Matematika]

Metode belajar Mathmagic tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mudah dipelajari. Metode Mathmagic lebih dari sekedar teknik perhitungan cepat. Anak-anak dapat mengembangkan strategi untuk penyelesaian soal secara umum. Jika anak-anak tidak tahu atau tidak pernah belajar bagaimana cara menyelesaikan soal, maka anak-anak akan menyusun metode sendiri [kreatif]. Banyak siswa di Rumah Akal yang telah belajar Mathmagic menemukan bahwa angka dan bilangan adalah suatu KEAJAIBAN MATEMATIKA.

Apanya sih yang ajaib? Yuk, sama-sama kita lihat contoh keajaiban bilangan tersebut. Siap-siap... tahan napas ya..!

Contoh: berapakah 56x15?

  • Langkah1: Bagi 56 dengan 2 = 28
  • Langkah2: Tambahkan 28 ke angka soal awal, 28+56=84
  • Langkah3: Kalikan 84 dengan 10, 84x10=840, selesai!

Jadi, hasil 56x15 adalah 840...! Sangat sederhana dan mudah, bukan? Inilah alasan mengapa anak-anak sangat menyukai Mathmagic!

Dalam paket Mathmagician Family ini kita akan mempelajari:

  • 5 Kunci Mental Matematika
  • Penjumlahan Kolom Panjang
  • Pengurangan Tanpa Meminjam
  • Perkalian [Silang, Komplementer]
  • Pembagian Sederhana dan Desimal
  • Pengecekan Jawaban Kilat

Sekarang, baca dan nikmati keajaiban matematika bersama keluarga di rumah, sama seperti halnya ketika kita nonton acara favorit di TV. Ketika anak-anak kita selesai mempelajari isi buku ini, mereka akan mampu menyelesaikan soal-soal berhitung dengan mudah. Eit... jangan lupa, gunakan alat bantu Kalkulator Mathmagic untuk perkalian sulit semacam 15369 x 56814, atau jika ketemu soal pembagian seperti 147:14 atau berpa bentuk desimal dari 181/12 atau bentuk desimal 2/19 gunakan aja Kartu Index, ya...!

Ingat juga, belajar Mathmagic:

  • Tidak diperlukan alat bantu apapun, kecuali alat tulis menulis, itu pun jika diperlukan, dan strategi yang tepat.

  • Dapat digunakan oleh siapa saja, baik anak yang tidak suka [tidak berbakat] maupun yang suka [berbakat] matematika.

  • Rasapercaya diri sang anak akan bertambah setelah sang anak mengetahui cara penggunaannya sehingga akan berkorelasi positif terhadap pelajaran matematika di sekolahnya. Bahkan berkorelasi positif juga untuk mata pelajaran yang lain!

 Biaya terbatas, nilai tak terbatas!
 
Berapa biaya paket Mathmagician Family ini?
 
Hanya Rp. 150.000,-  [khusus pulau Jawa] atau Rp. 187.000,- [untuk luar pulau Jawa] dan sudah termasuk biaya kirim ke seluruh Indonesia.
 
Note: Harga sudah termasuk biaya kirim melalui TIKI atau PT POS INDONESIA ke seluruh tanah air
 
Setiap Rp. 2.000dari harga Paket MathMagician Family yang terjual disumbangkan kepada program Peduli Kasih Indosiar atau program-program lain sejenis yang diselenggarakan oleh SCTV, ANTV, dan RCTI

Bapak/Ibu dapat mengajarkan metode ini kepada putra-putri di rumah. Jika Bapak/Ibu bisa mengajarkan metode MathMagic ini dengan cinta, pengetahuan dan kreatifitas [akal] kepada putra-putri, maka putra-putri Bapak/Ibu akan terus dan terus minta dibuatkan soal perhitungan! Bapak/Ibu akan kewalahan membuat soal perhitungan buat mereka!

Sungguh ini suatu pernyataan "cinta" kita kepada mereka, plus memberikan mereka bekal pengetahuan cara berhitung dengan cepat, baik dan benar. Paket MathMagician Family menyajikan strategi dan pengetahuan berhitung sederhana, mudah, cepat, baik dan benar serta jelas sangat dibutuhkan anak-anak kita untuk saat ini dan masa mendatang! Tak lupa, kita orang dewasa juga memerlukannya setiap saat!

Selamat datang di dunia @K@L

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
 
Bekti Hermawan Ir.
Anggota Komunitas Matematika Nalar, Bogor
 
 

PS. Pengiriman paket  MathMagician Family dilakukan via TIKI atau KILAT KHUSUS PT Pos Indonesia setelah kami menerima konfirmasi pembayaran dari Anda melalui e-mail atau SMS ke HP 081334207060. Kecuali hari Minggu dan Libur Nasional.
 

Harga: Rp 150.000

BONUS


Buy Now

 

 
XXXX
Talkshow MATEMATIKA AKHLAQ di Jakarta Book Fair 2008
Bedanya Mengajar dan Mendidik Matematika
More News

 

Home | Testimonial | Order | Member | Reseller | Opportunities | Contact Us
© 2006 - 2008 Rumah Akal - all rights reserved - Website developed by Focus Digital Design - Report Bugs & Errors